Safety Riding untuk pengendara motor dikala hujan

 

Ji…jangan lupa bawa jas hujan .. dah mendung kayaknya neeh ….

.

.

.

.

.safety riding motor kala hujan

November rain … emang bener juga neeh , Bekasi yang dibully abis karena panasnya pool , (pernah disindir di Bekasi..neraka bocor… Sompak bener dah tuh orang .. :D) kebagian juga hujan , yup memang sebagian wilayah Jabotabek kini sudah mulai diguyur Hujan Alhamdulillah .. buat para motoris and biker yang biasanya mateng dijalan pas nungguin lampu merah sambil ngitungin detik di traffic light … :D, kini bisa agak nyantai, langit rada berawan dengan angin sepoi – sepoi ….

prakiraan cuaca jabotabek november

Nah para biker kini kudu siap – siap dah , bongkar – bongkar lagi gudang buat nyiapin jas hujan dan sepatu bot nya , cek kondisi mesin dan busi jangan ampe nerjang genangan aer langsung ciut tuh knalpot.. berikut ini beberapa tips yang agan – agan bisa lakukan di musim penghujan nanti cekidot ..

Tips safety Riding kala musim penghujan buat pengguna motor

Persiapan sejak dari rumah:

  1. Periksa kembali jaket hujan yang sudah lama tidak dipakai. Kebanyakan ada perubahan kualitas bahan jika jaket hujan sudah lama tidak dipakai, antara lain bahan jadi lapuk. Jangan sampai kecewa begitu anda membutuhkan jaket, ternyata jaket tersebut sudah koyak disana-sini.
  2. Jika kondisi jaket sudah lapuk/rusak/kancing lepas/zipper rusak, maka sebaiknya membeli jaket hujan yang baru.
  3. Jika boncenger sering ikut, maka pemasangan ‘box’ atau ‘side box’ untuk menyimpan jaket hujan perlu dipikirkan.
  4. Urusan sepatu sering jadi masalah dikala hujan. Siapkan sepatu boot anti air. Jika terpaksa bawalah sepatu cadangan untuk dipakai ke dalam ruangan kerja/kantor.
  5. Siapkan kaos kaki cadangan. Kaos kaki basah/lembah menimbulkan bau tidak sedap, disamping itu bisa timbul jamuran.
  6. Walaupun sudah pakai celana anti air, tapi bagian selangkangan mudah tembus air. Sudah tentu celana dalam pun ikut basah. Sebaiknya siapkan CD cadangan jika anda ingin bersih dan sehat.
  7. Sebaiknya baju kerja dilipat dan disimpan dalam box. Ketika berkendara pakailah baju kaos/t’shirt, artinya kalau sampai kena hujan dalam perjalanan, maka baju kerja masih aman (kering).
  8. Antisipasi motor mogok di kala hujan. Biasanya mogok karena busi dan kepala busi yang basah. Siapkan busi dan kepala busi cadangan, tentunya dengan kunci busi untuk membuka/mengunci.
  9. Periksa semua lampu-lampu, klakson, aki, dan juga lampu sein yang dibutuhkan ketika menghadapi hujan deras.
  10. Siapkan kain lap atau saputangan kering. Khusus pengendara berkacamata sering berembun dan perlu diseka dengan kain lap demi keselamatan perjalanan.

Siasat menghadapi hujan dalam perjalanan dengan motor:

  1. Ketika sudah melihat mendung atau awan gelap. Segera berhenti berganti jaket hujan (jika perjalanan ingin diteruskan). Buatlah keadaan santai, dan jangan terburu-buru mengganti jaket hujan.
  2. Jangan ganti jaket hujan ketika air hujan sudah turun. Seringkali kita kalah cepat dengan hujan. Anda baru saja turun dari motor tapi hujan keras lebih dulu mengguyur. Alhasil, keadaan menjadi terburu-buru. Yang sering terjadi, saat pakai celana hujan sering robek karena kena sepatu sendiri, dan belum lagi urusan kancing, zipper dan lain sebagainya yang sering bermasalah.
  3. Pilih tempat yang aman untuk berhenti. Jangan berhenti sembarangan atau seenaknya mengganggu lalu-lintas umum.
  4. Sebelum meninggalkan tempat perhentian, pastikan tidak ada barang yang tertinggal. Perhatikan situasinya dan jangan sampai ada barang yang jatuh atau tertinggal. Yang sering terjadi, karena keadaan sudah terburu-buru, sarung tangan sering jatuh, balaclava sering jatuh, bahkan ada kejadian pemakai kaca mata sering kali mengalami masalah.
  5. Antisipasi setiap genangan air yang akan dilewati. Hati-hati dengan lubang yang tertutup karena genangan air. Waspadai daerah rawan banjir, dan jangan memaksakan diri melewati jalan yang sedang banjir. Jangan ambil resiko!
  6. Sambaran petir, guntur dan angin kencang/badai sangat membahayakan diri. Lebih baik berhenti dan berteduh di warung/rumah/shelter atau SPBU terdekat. Jangan pernah berteduh dibawah pohon karena pernah kejadian korban kena sambaran petir dari pohon. Kejadian lain korban tertimpa dahan pohon karena tiupan angin. Waspadai pohon tumbang atau tiang listrik jatuh!
  7. Waspadai jalan licin. Pergunakan sepatu, bukan sendal ketika jalanan sedang basah/hujan. Kekuatan dan keseimbangan kaki sangat ditentukan oleh tumpuan sepatu yang menggigit jalan, bukan dengan telapak sendal yang licin.
  8. Bagi yang ingin touring atau melakukan perjalanan ke luar kota, harap mengkondisikan keadaan alam masing-masing daerah yang akan dilewati. Sifat alam seperti tanah longsor, banjir, angin badai, dan keadaan alam lainnya setidaknya harus diwaspadai sejak keberangkatan.
  9. Yang paling aman adalah menunda perjalanan, berhenti, berteduh dan menunggu sampai hujan reda atau guntur atau kilat sudah berhenti (aman).
  10. Berdoa memohon pertolongan-Nya agar perjalanan anda ketika hujan dapat berjalan dengan selamat.

http://stephenlangitan.wordpress.com/2008/10/17/mewaspadai-musim-hujan-bagi-pengendara-motor/

Boleh Komen , Boleh Tanya - tanya

comments